Manajemen Proyek : Kenapa Perlu Ilmu Manajemen Proyek?

To the point saja, tidak muluk muluk : 

Tujuan utama dari manajemen proyek adalah : Agar proyek dapat MEMBERIKAN HASIL YANG DIHARAPKAN.

Yeah, that’s simple. 

HASIL YANG DIHARAPKAN ini agar tidak ambigu, kita “pecah” sedikit ya. Apanya yang diharapkan? 

  1. Sesuai hasilnya

Anda punya sebuah proyek, tentu ada yang diharapkan hasilnya kan? Nah apakah hasilnya ini sesuai atau tidak, ini yang perlu Anda ketahui. Syukur-syukur jika hasil disini bisa sampai OUTCOME dan BUKAN (sekedar) RESULT.
Mentor saya dulu menjelaskan perbedaan outcome dan result ini dengan contoh sederhana : proyek sosialisasi cuci tangan di daerah tertinggal misalnya. RESULT dalam proyek ini mungkin seperti tersedianya keran air bersih di banyak tempat, masyarakat mulai rajin cuci tangan, dlsb. Itu RESULT.  Tapi OUTCOME dalam proyek ini ada banyak : angka penyakit infeksi karena tangan yang kotor jadi menurun.
RESULT is good enough, but always aim for OUTCOME. 
Pada akhirnya hasil proyek yang baik adalah yang sejalan dengan misi utama organisasimu. Jika organisasimu sifatnya bisnis, maka hasil proyekmu -selayaknya- mendukung ke arah dihasilkannya profit. Baik langsung ataupun tidak langsung. 

  1. Sesuai waktunya.
    Salah satu ciri utama proyek adalah adanya WAKTU TERTENTU, alias time frame. Ada waktu awal, ada waktu akhirnya. Sesuai waktunya disini sederhananya tidak melewati deadline. Namun tak cuman itu, apabila waktu proyek Anda dibagi menjadi beberapa milestone, semisal satu tahun dibagi menjadi milestone 2 bulan sekali, maka manajemen proyek yang baik akan memastikan bahwa result di tiap milestone ini juga akan terdeliver.
  2. Sesuai Anggarannya
    Kayaknya ini sudah jelas ya, kalau anggaranmu 1 M proses manajemen proyek yang baik akan membuat proyekmu tidak boncos. 

Oh ya satu hal yang perlu ditekankan disini, MANAJEMEN PROYEK yang dimaksud disini adalah proses ya. Ada inisiasi, perencanaan, pelaksanaan, akhir, dan evaluasi. Karena adakalanya orang awam menganggap manajemen proyek hanyalah menjalankan proyek yang sedang berjalan. Oh no! Tidak seperti itu. 

Jadi itu pentingnya manajemen proyek. Sepertinya simple ya? 

Hmm… nyatanya tidak. 

Karena survei dari Project Management Institute (PMI) tahun 2018 menunjukkan data yang “mind blowing”.

Dari Survei PMI tahun 2018 tersebut : 

  • 48% proyek melebihi deadline
  • 43% proyek melebihi anggaran
  • 31% proyek gagal memenuhi tujuan organisasi. 

Hmm… agak mindblowing ya. Tapi ini bukan justifikasi kalau proyekmu boleh seperti itu ya. Justru sebaliknya, mari belajar ilmu manajemen proyek agar proyekmu tidak seperti ini.

Menurut kamu mengapa terjadi hal-hal seperti ini? 

Tulis di komen ya …

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *