Manajemen Proyek : Emang ada hubungannya dengan Jurusan IT?

Ketika seorang anak IT lulus, umumnya di akan memiliki dua “takdir”. Bekerja, dan tidak bekerja. Eh Tidak Bekerja? ya kali anaknya sultan, bapanya ngewarisin kos-kosan 1000 kamar, atau kebun yang sudah auto pilot sekian ribu hektar kan bisa?

Nah bagi yang bekerja, umumnya akan ada 2 jenis pekerjaan. Yang pertama adalah Pekerjaan yang sesuai dengan kuliahnya dia (IT), dan yang kedua adalah yang tidak sesuai dengan kuliah. Saya akui, sebagai lulusan IT, teman saya yang kerjanya sesuai jurusan kayaknya nggak sampai 50% deh. Ada yang kerja jadi CS di bank, ada yang jadi lurah, ada yang jadi konveksi, dlsb. Its okay, nggak usah malu, nggak masalah, yang penting selama halal, mencukupi, dan menyenangkan, jalani aja.

Oke, kembali lagi ke pekerjaan. Nah dari mereka yang lulus terus kerja di kerjaan yang sesuai kuliah (IT), ternyata masih terbagi lagi nih jenisnya. Ada kerjaan yang (1) sifatnya Teknis, ada juga yang (2) sifatnya non Teknis. Yang kerjaan bidang teknis itu contohnya :

  • IT Support
  • Cybersecurity
  • Network & Systems Administrator
  • Software Developer
  • Data (Analyst, Engineer, Scientist)
  • Cloud Engineer

Selain itu ada juga kerjaan orang IT yang sifatnya non teknis, contohnya :

  • IT Education
  • Project manager (misal Scrum Master) -> this is it!
  • IT Sales
  • IT Customer Support
  • Business Analyst

Nah dapet kan?
Ternyata ada salah satu cabang pekerjaan di dunia IT yang ternyata ngurusin proyek. Namanya Project Manager. Beberapa kalangan menyebutnya PM. Meski singkatan PM ini kadang kebolak balik antara Project Manager dan Product Manager, tapi biarlah.

Intinya sekarang kita tahu, bahwa ternyata di dunia IT ada kerjaan yang namanya Project Manajer aka. Manajer Proyek.

Eh wait wait… Proyek?
Kan kita anak IT bang? bukan anak teknik sipil?
Kita kan urusannya sama komputer, bukan sama gedung?

Ok, mari kita bahas part selanjutnya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *